Workshop LH Khusus Membahas Prosedur Kelompok Kerja SMAN 14

SURABAYA – Sekitar 125 orang siswa SMAN 14 Surabaya mengikuti Workshop Lingkungan Hidup yang diselenggarakan bersama Tunas Hijau Indonesia dan Eco Mobile PJB, Selasa (12/1). Mereka yang menjadi peserta adalah pengurus Majelis Perwakilan Kelas (MPK), pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan kader lingkungan hidup SMAN 14. 

Peserta workshop sedang mendiskusikan draft Standar Operasional Prosedur kelompok kerja lingkungan hidup di SMAN 14 Surabaya

Peserta workshop sedang mendiskusikan draft Standar Operasional Prosedur kelompok kerja lingkungan hidup di SMAN 14 Surabaya

Dalam pengarahannya mengawali pelaksanaan workshop ini, Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni menjelaskan bahwa lingkungan hidup yang baik menjadi kebutuhan dan hajat hidup semua orang. “Semua orang membutuhkan lingkungan hidup berkualitas. Dibutuhkan partisipasi aktif semua orang untuk mewujudkannya,” kata Mochamad Zamroni.

Namun, dijelaskan oleh Mochamad Zamroni, bercermin dari kebakaran hutan besar-besaran di Sumatera dan Kalimantan beberapa bulan lalu, hanya dibutuhkan sedikit orang saja untuk membuat jutaan orang menderita karena kerusakan lingkungan. “Kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan beberapa bulan lalu hanya dilakukan oleh sedikit orang saja, tetapi bisa membuat dunia internasional menderita karena asap kirimannya,” terang Mochamad Zamroni.

Workshop lingkungan hidup khusus membahas prosedur kelompok kerja ini diselenggarakan SMAN 14 Surabaya bersama Tunas Hijau Indonesia dan Eco Mobile PJB

Workshop lingkungan hidup khusus membahas prosedur kelompok kerja ini diselenggarakan SMAN 14 Surabaya bersama Tunas Hijau Indonesia dan Eco Mobile PJB

Workshop lingkungan hidup ini adalah kelanjutan dari workshop yang digelar pada saat liburan semester bulan lalu. Workshop ini khusus akan membahas standar operasional prosedur (SOP) atau mekanisme dari 15 kelompok kerja (Pokja) yang sudah ditetapkan pada workshop sebelumnya. (arief fermansyah/ro)