Arsip Bulanan: Maret 2014

Gerakan Ngebor Lubang Resapan Di Jalur Hijau Diponegoro, Bagikan Doorprize Lampu Taman Tenaga Surya

SURABAYA – Hujan yang turun pagi tadi, tidak membuat sedikitnya 65 orang perwakilan siswa dari 8 sekolah pantang menyerah untuk membuat lubang resapan biopori di jalur hijau Jalan Diponegoro. Gerakan konservasi air untuk menambah volume air dalam tanah ini diselenggarakan Tunas HIjau melalui mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB, Sabtu (29/03). Lanjut membaca

SMP Jiwa Nala Adopsi 2 Tong Komposter Untuk Seriusi Pengomposan Di Sekolah

SURABAYA – Satu tong komposter yang terletak diantara 4 keranjang sampah nonorganik menunjukkan sampah nonorganik jenis plastik menjadi penghasil sampah terbesar di SMP Islam Jiwa Nala. Fakta tersebut disampaikan Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau saat menggelar pembinaan mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB di sekolahnya, Jumat (28/03). Anggriyan menunjukkan dampak sampah nonorganik tidak diolah, volume sampah di sekolah akan semakin bertumpuk. Lanjut membaca

SDN Kalisari II Sikapi Bakar Sampah Dengan Buat Lubang Resapan

SURABAYA – Beragam permasalahan lingkungan disampaikan oleh kader lingkungan SDN Kalisari II saat digelarnya pembinaan mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB di sekolahnya, Jumat pagi (28/03). Diantara permasalahan lingkungan tersebut adalah masih banyaknya sampah plastik yang dihasilkan oleh warga sekolah, adanya aktivitas pembakaran sampah nonorganik saat semua sampah dikumpulkan dan kurangnya pengetahuan warga sekolah tentang pentingnya peduli lingkungan. Lanjut membaca

SDN Kejawan Putih I Himbau Warganya Bawa Botol Minum Sendiri Dari Rumah

SURABAYA – Fakta lingkungan bahwa mudahnya pembungkus makanan berbahan plastik seperti plastik es masuk ke sekolah, membuat Dwi Soejantini, kepala SDN Kejawan Putih I kuatir. Bukan tanpa alasan, Dwi Soejantini takut dampak dari bungkus plastik dan makanan yang tidak sehat aan menggangu kesehatan warga sekolahnya. “Pembungkus makanan dengan plastik tersebut mengandung zat kimia, kalau sampai zat kimianya masuk ke makanan, kalian nanti yang akan kena getahnya?” tutur Dwi Soerjantini. Lanjut membaca

SMPN 19 Optimalkan Pengomposan Dengan Lubang Resapan

SURABAYA – Banyaknya potensi sampah daun yang berceceran di halaman sekolah membuat kader lingkungan SMPN 19 memiliki ide kreatif untuk diolah menjadi kompos dengan cara membuat lubang resapan biopori. Menurut Bekti Diah, guru pembina lingkungan, banyaknya sampah dedaunan dikarenakan sekolah memiliki banyak pohon, namun sayangnya, sampah daun yang banyak tersebut tidak pernah diolah untuk dijadikan kompos. Lanjut membaca

Sabtu, Ngebor Lubang Resapan Berhadiah Di Jalur Hijau Jl Diponegoro Bersama Eco Mobile PJB

SURABAYA – Gerakan Sejuta Lubang Resapan Biopori di jalur-jalur hijau dan taman kembali berlanjut. Targetnya adalah jalur hijau Jalan Raya Diponegoro, gerakan ngebor lubang resapan ini bertujuan untuk mengefektifkan penyerapan air ke dalam tanah, menyuburkan tanah dan mengolah sampah organik menjadi kompos ini. Gerakan ngebor lubang resapan berhadiah ini diprakarsai oleh Tunas Hijau melalui mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB, Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Sabtu (29/03). Lanjut membaca

Outbond TK Al-Falah, Ajari Budidaya Tanaman Dan Bedah Film Lingkungan Eco Mobile PJB

SURABAYA – Pengenalan lingkungan tidak harus dilakukan di dalam sekolah, lebih mendekatkan anak kepada alam menjadi salah satu pembelajaran alamii yang diusung oleh TK Al Falah yang digelar bersama dengan Tunas Hijau melalui mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB yang digelar di Taman Flora Bratang, Rabu (26/03). Pembelajaran lingkungan diluar atau biasa disebut outbond menjadi tema kegiatan lingkungan yang diselenggarakan TK yang beralamatkan di daerah Semampir. Lanjut membaca

SDN Mulyorejo I Mulai Seriusi Pemilahan Sampah Dan Pengomposan

SURABAYA - Salah satu dampak sampah yang tidak terpilah dan dibuang sembarangan adalah banjir akibat macetnya saluran air yang tersumbat oleh sampah. Fakta lingkungan tersebut yang membuat lebih dari 100 orang siswa SDN Mulyorejo I ingin merubah perilaku tidak ramah lingkungan mereka saat di sekolah. Salah satu perilaku tidak ramah lingkungan yang dilakukan oleh mereka adalah membuang sampah disela-sela tanaman, mencampur sampah organik dan nonorganik. Lanjut membaca

Ajak SD Hang Tuah 10 Juanda Optimalkan Pengomposan Dan Olah Sampah Kertas

SIDOARJO – 100 kotak ular tangga lingkungan bertema peduli sampah berhasil membuat lebih dari 120 orang siswa SD Hang Tuah 10 Juanda penasaran mencari pesan lingkungan. Satu demi satu siswa terliat mencari pesan-pesan lingkungan yang berkaitan dengan sampah kertas dan sampah plastik. Fakta tersebut tersaji dalam pembinaan mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB di sekolahnya, Selasa (25/03). Lanjut membaca

SMP Al-Muslim Terapkan Satu Siswa Satu Piring Dan Olah Sisa Makanan Dengan Lubang Resapan

SIDOARJO – Kantin SMP Al-Muslim tampak tidak seperti kantin sekolah-sekolah yang lainnya, dimana kantin sekolah selalu identik sebagai penghasil sampah plastik terbanyak di sekolah.  Kantin sekolah yang terletak di daerah Wadung Asri ini sudah menerapkan bebas plastik dan menggantikannya dengan makanan yang sudah siap dihidangkan menggunakan bakul dan tempat lainnya. Upaya bebas plastik ini juga didukung dengan adanya kebiasaan siswa yang membawa piring dan gelas sendiri dari rumah. Lanjut membaca