Arsip Bulanan: November 2011

Cegah Pemanasan Global, Siswa SMK IKIP Galakkan Tanam Pohon Di Sekolah

Surabaya- Beragam upaya dilakukan banyak pihak untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan. Diantaranya adalah workshop ‘Ayo Tanam Pohon Untuk Selamatkan Bumi Kita’ yang digelar oleh Coca-Cola East Java di SMK IKIP Surabaya, Rabu (30/11). Workshop yang diikuti oleh 150 siswa kelas X dan XI ini bertujuan untuk mengenalkan pentingnya menanam pohon bagi kelestarian lingkungan hidup sekitar, terutama untuk mengurangi dampak pemanasan global. Lanjut membaca

SMP PGRI 6 Surabaya Gelar Kemah Hijau

Surabaya- Kemah hijau yang diselenggarakan oleh SMP PGRI 6 ini sungguh berbeda dengan lazimnya sebuah perkemahan. Mulai awal hingga akhir, pelaksanaan kegiatan perkemahan diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa pelestarian lingkungan hidup. Pesertanya adalah seluruh siswa SMP PGRI 6 serta siswa kelas V dan IV SD AL-Ihklas yang berada dalam satu naungan yayasan pendidikan, Sabtu (26/11) – Minggu (27/11). Secara khusus, Eco Mobile Coca-Cola & Tunas Hijau memeriahkan pelaksanaan perkemahan tersebut. Lanjut membaca

Berkunjung ke Markas Tunas Hijau, SMPN 39 Belajar Urban Farming Pembuatan Kompos, Hidroponik dan PLTS

Surabaya- Pembelajaran lingkungan tidak selalu harus dilakukan di dalam ruangan atau di sekolah. Seperti yang dilakukan oleh 32 orang siswa kader lingkungan hidup SMP Negeri 39 yang berkunjung ke markas Tunas Hijau, Sabtu (26/11). Dengan didampingi 3 orang guru pendamping, kader lingkungan ini bertujuan untuk studi lingkungan langsung dari nara sumbernya. Lanjut membaca

SMPN 28 Bentuk Polisi Energi

Surabaya- Banyak ide-ide cemerlang yang dilontarkan siswa untuk menghemat energi listrik di sekolah saat Energy Challenge Road To Schools di SMPN 28 bersama Eco Mobile Coca-Cola, Jumat (25/11). Melanie Dwi Agnesia, misalnya. Siswa kelas VIII E SMPN 28 Surabaya ini melontarkan ide untuk membentuk semacam polisi energi di tiap-tiap kelas. Polisi energi ini akan bertugas secara bergilir guna memantau penggunaan energi listrik di lingkungan sekolah.  Lanjut membaca

SMPN 34 Memaksimalkan Fungsi Jendela Kelas

Surabaya- Energy Challenge atau gerakan penghematan energi (listrik) yang digelar Tunas Hijau mulai memasuki tahap pembinaan. Program yang telah resmi diluncurkan oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Konsul Jenderal Amerika Serikat Kristen F. Bauer di Graha Sawunggaling pada Minggu, 20 November 2011 ini bertujuan untuk mengajak sekolah-sekolah untuk melakukan gerakan penghematan energi listrik di lingkungan sekolah.  Lanjut membaca

Fieltrip PAUD Raudhatul Jannah, Tunas Hijau Pentaskan Panggung Boneka Lingkungan Hidup

Surabaya- Doraemon si kucing luar angkasa sedang asyik menikmati keindahan Taman Flora Bratang Surabaya dengan ditemani sahabatnya Bunny, si kelinci. Setelah capek berkeliling dan bermain, keduanya memutuskan beristirahat di bawah pohon yang rindang. Untuk mengusir lapar dan haus, Doraemon mengambil bekal makanan yang tersimpan di dalam kantong ajaibnya.  Lanjut membaca

Jualan Jepit Rambut Berbahan Sampah Plastik Hingga Jasa Pembuatan Lubang Resapan Biopori dan Pembersihan Taman Kelas

Malang- Hari kedua pelaksanaan workshop Ecopreneurship yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama SMPN 5 Kepanjen Kabupaten Malang dan Eco Mobile Coca-Cola, diisi dengan berbagai praktek wirausaha ramah lingkungan (10/11). Masing-masing kelompok mencoba untuk menerapkan berbagai perencanaan usaha ramah lingkungan yang telah disusun pada pelaksanaan workshop pada hari sebelumnya.  Lanjut membaca

Workshop Ecopreneurship di SMPN 5 Kepanjen Malang

Malang- Bagi kebanyakan orang, kata bisnis atau wirausaha adalah sesuatu yang lazim dilakukan orang dewasa sebagai pekerjaan dalam berbagai bidang. Di SMPN 5 Kepanjen Malang, bisnis atau wirausaha malah menjadi media pembelajaran bagi siswa-siswinya. Hebatnya lagi, pengetahuan dan kemampuan bisnis atau wirausaha ini juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup sekitar. Menarik bukan? Lanjut membaca

Teater Boneka Lingkungan Hidup Dengan Bahasa Madura

Surabaya- Piggy bertanya pada Pi’i : “Hey, Pi’i, jen ojen deiyeh romahnah hedeh jeh tak toman banjir ye? (Hey, Pi’i, apakah musim hujan seperti ini rumahmu sering banjir?”). Pi’i pun menjawab : “Leh romahnah reng soghi mak lok taoh banjir reh, lakar romahnah hedeh segut banjir yeh (Loh, rumahnya orang kaya kok banjir, memangnya rumah kamu sering banjir?” Lanjut membaca